Laman

Senin, 27 September 2010

Internal dan Eksternal Command
Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam system operasi DOS. Dalam system operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni :
Perintah Internal (Internal Command), yaitu perintah-perintah yang telah dimuat ke dalam memori ke command.com (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.
Perintah Eksternal (Eksternal Command), yaitu perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam command.com, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS, misalnya yang berekstensi COM atau EXE) yang harus terdapat dalam direktori aktif.



Berikut ini adalah contoh-contoh dari perintah internal dan eksternal.
Nama Perintah Jenis Perintah Keterangan :

  1. ATTRIB Eksternal Untuk melihat/mengubah atribut file
  2. BREAK Internal Mengeset pengecekan penekanan tombol Ctrl+C atau menggagalkannya.
  3. CD Internal Mengganti direktori aktif ke direktori lainnya yang ditentukan dalam parameter. Jika dijalankan tanpa parameter, maka perintah ini akan menampilkan lokasi di mana direktori aktif berada.
  4. CHKDSK Eksternal Untuk melihat kondisi media penyimpanan yang kita pakai
  5. CLS Internal Membersihkan layar dan menempatkan kursor pada pojok kiri layar. Perintah ini tidak memiliki parameter.
  6. COPY Internal Menyalin satu atau beberapa berkas dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang ditentukan. Perintah ini memiliki dua parameter, yakni parameter sumber berkas dan tujuan ke mana berkas akan disalin.
  7. DATE Internal Perintah ini akan menampilkan tanggal saat ini. Perintah ini juga dapat mengeset tanggal komputer.
  8. DEBUG Eksternal Untuk melihat/mengubah isi file dalam format heksadesimal
  9. DEL / ERASE Internal Menghapus berkas yang ditentukan dalam parameter. Parameter dapat berupa nama berkas atau beberapa nama berkas yang disusun menggunakan karakter wildcard.
  10. DIR Internal Jika digunakan tanpa parameter, perintah ini dapat menampilkan daftar berkas-berkas dan subdirektori yang terdapat di dalam direktori aktif. Berkas ini memiliki satu parameter, yakni lokasi direktori di mana hendak menampilkan daftar isi direktori.
  11. DISKCOPY Eksternal Untuk menyalin seluruh isi disket sama persis ke disket lainnya
  12. EDIT Eksternal Untuk mengedit file teks (interaktif)
  13. EXIT Internal Keluar dari shell COMMAND.COM sekunder dan kembali lagi kepada COMMAND.COM primer.
  14. FDISK Eksternal Untuk melihat/mengubah/membuat partisi harddisk
  15. FORMAT Eksternal Untuk memformat disket/hardisk atau untuk membuat track pada suatu media penyimpanan agar media tersebut dapat dipakai
  16. LABEL Eksternal Untuk menampilkan label atau merubah nama label pada disk
  17. LH Internal Memuat sebuah program ke upper memory block
  18. LOCK Internal Perintah ini mengizinkan akses langsung terhadap hard disk. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98
  19. MD / MKDIR Internal Membuat sebuah direktori dalam direktori aktif.
  20. MORE Eksternal Untuk mencegah tampilan menggulung terus-menerus
  21. MOVE Eksternal Untuk memindahkan suatu file ke lokasi lain yang berbeda
  22. PATH Internal Menentukan di mana MS-DOS harus mencari berkas-berkas yang dapat dieksekusi sebagai program.
  23. PROMPT Internal Mengubah tampilan command prompt MS-DOS
  24. REG Eksternal Untuk melihat/mengubah/menghapus key/value registry
  25. REN / RENAME Internal Mengubah nama sebuah atau beberapa berkas
  26. RMDIR / RD Internal Menghapus sebuah direktori kosong. Akan gagal bila direktori tersebut mengandung berkas atau subdirektori lainnya. Gunakan perintah eksternal DELTREE untuk menghapus total sebuah tree direktori.
  27. SET Internal Menampilkan, menghapus atau mengeset variabel-variabel lingkungan. Umumnya, perintah ini dimasukkan ke dalam berkas AUTOEXEC.BAT.
  28. TASKKILL Eksternal Untuk menghentikan proses yang sedang berlangsung
  29. TASKLIST Eksternal Untuk melihat daftar proses yang sedang berlangsung
  30. TIME Internal Menampilkan atau mengeset waktu saat ini
  31. TYPE Internal Menampilkan isi dari sebuah berkas (dalam bentu teks) ke dalam standar output.
  32. UNLOCK Internal Menonaktifkan akses hard disk secara langsung. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98.
  33. VER Internal Menampilkan versi sistem operasi yang digunakan.
  34. VERIFY Internal Menyuruh sistem operasi agar melakukan verifikasi bahwa berkas-berkas yang ditulis ke dalam media penyimpanan telah sempurna ditulis, dan menampilkan status verifikasi. Perintah ini secara default dinyalakan oleh MS-DOS.
  35. VOL Internal Menampilkan nama label dari sebuah volume atau partisi.
  36. DLL. :)

1 komentar: